News &
Updates

News Image

Share

Kesepakatan Kelas dan Bijak Bermedia Digital
18 Juli 2026

Sidoarjo, Kampus Ursulin - Sanmaris. Hari kelima kegiatan MPLS berlangsung dengan nuansa penuh makna, berfokus pada penguatan karakter siswa. Pada sesi pertama, Pak Tejo dan Bu Iin menyampaikan materi tentang kesepakatan kelas dan konsekuensi logis. Kesepakatan kelas dipandang sebagai fondasi penting untuk menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman, sehingga setiap siswa dapat berkonsentrasi penuh tanpa gangguan. Kesepakatan ini disusun bersama oleh setiap kelas sesuai kebutuhan masing-masing, agar proses pembelajaran berjalan lebih tertib dan kondusif. Sementara itu, konsekuensi logis menekankan pentingnya tanggung jawab atas setiap tindakan. Dengan adanya konsekuensi ini, siswa didorong untuk berbenah diri setelah melakukan pelanggaran, sehingga tumbuh kesadaran akan sikap disiplin dan tanggung jawab pribadi.

Sesi kedua menghadirkan pembahasan mengenai penggunaan gawai secara bijak. Di era digital, gawai menjadi sarana yang memudahkan proses belajar sekaligus hiburan. Namun, di balik manfaatnya, terdapat risiko yang perlu diwaspadai, terutama maraknya kejahatan di dunia maya yang dapat merugikan generasi muda. Materi ini menyoroti cara bermedia sosial dengan aman, serta bagaimana memanfaatkan teknologi AI secara positif. Gawai dapat menjadi alat untuk mencari informasi, menyalurkan kreativitas, dan mengembangkan potensi diri. Di sisi lain, penggunaan berlebihan berpotensi menimbulkan kecanduan, menurunkan motivasi berpikir kritis, bahkan membuat siswa lalai terhadap tanggung jawab akademik maupun sosial.

Melalui rangkaian kegiatan ini, sekolah menegaskan harapannya agar para siswa tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga mampu mengedepankan nilai-nilai humanis. Di tengah derasnya arus perkembangan teknologi, siswa diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, disiplin, kreatif, serta memiliki nilai cinta kasih. Dengan demikian, mereka dapat menjadi generasi yang unggul, tidak hanya dalam pengetahuan, tetapi juga dalam sikap dan perilaku.

Penulis: Theodora Melisa Anggraeni, S.Pd. (Guru SD Santa Maria)