Sidoarjo, Kampus Ursulin - Sanmaris, pembelajaran Matematika, khususnya mengenai bangun datar merupakan salah satu topik yang penting untuk diajarkan di sekolah dasar. Bangun datar adalah bagian dari geometri yang mempelajari bentuk-bentuk dua dimensi. Berbagai bentuk bangun datar dapat ditemui seperti persegi, segitiga, lingkaran, dan persegi panjang.
Mempelajari bangun datar bisa menjadi hal yang menyenangkan dan kreatif. Salah satu cara yang menyenangkan untuk mengenalkan anak-anak kepada konsep bangun datar adalah dengan menggunakan gambar yang diwarnai, digunting, dan disusun hingga membentuk suatu bentuk orang. Selain itu, kegiatan ini juga dapat melatih kemampuan motorik halus pada anak-anak.
Anak-anak kelas 1 diminta untuk menyiapkan alat yang dibutuhkan seperti gunting, lem stik, dan pensil warna. Guru kelas sudah menyiapkan lembaran berisi bangun-bangun datar yang siap untuk diwarnai dan digunting. Langkah pertama, anak-anak harus mewarnai bangun-bangun datar sesuai dengan contoh yang diberikan seperti persegi warna hijau, segitiga warna merah, lingkaran warna kuning, dan persegi panjang warna biru tua. Langkah kedua, gambar yang sudah selesai diberi warna selanjutnya harus digunting mengikuti pola garis putus-putus yang tersedia. Di bagian ini, anak-anak dituntut untuk lebih fokus agar hasil yang didapatkan (guntingan) sesuai dengan bentuk bangun datarnya. Langkah ketiga, anak-anak menyusun potongan-potongan bangun datar seperti persegi, segitiga, lingkaran, dan persegi panjang. Mereka harus teliti dan penuh konsentrasi agar berbagai bangun datar tersebut dapat tersusun dengan baik sehingga membentuk orang seperti contoh susunan yang sudah diberikan. Setelah selesai menyusun, mereka harus memberi lem pada potongan-potongan bangun datar sehingga jadilah sebuah bentuk orang menggunakan bangun datar.
Kegiatan seperti ini dapat memberikan kesempatan pada anak-anak untuk lebih mengenal, mengingat, dan memahami bentuk-bentuk bangun datar dengan cara yang praktis, interaktif, dan menyenangkan serta juga dapat mengembangkan keterampilan motorik halus pada anak-anak yang bisa berpengaruh baik pada kemampuan menulis, menggambar, atau memakai pakaian.
Penulis: Natalina Eliceana K., S.Pd.