Sidoarjo, Kampus Ursulin – Sanmaris. Hari Kanker Sedunia yang diperingati setiap tanggal 4 Februari merupakan momentum global untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan kepedulian masyarakat terhadap penyakit kanker, yang hingga kini masih menjadi salah satu tantangan terbesar dalam bidang kesehatan dunia. Peringatan ini diinisiasi oleh Union for International Cancer Control (UICC) dan didukung oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dengan tujuan utama menekan angka kematian akibat kanker melalui edukasi, pencegahan, deteksi dini, serta dukungan bagi para penyintas.
Secara esensial, Hari Kanker Sedunia bukan sekadar hari peringatan medis, melainkan sebuah ajakan moral dan kemanusiaan. Kanker tidak hanya berdampak pada tubuh seseorang, tetapi juga menyentuh dimensi psikologis, sosial, dan spiritual, baik bagi penderita maupun keluarga yang mendampingi. Oleh karena itu, peringatan ini menegaskan pentingnya solidaritas, empati, dan tanggung jawab bersama dalam membangun budaya hidup sehat dan peduli terhadap sesama.
Dalam konteks pendidikan dasar, seperti di SD Santa Maria 2 Ursulin Sidoarjo, Hari Kanker Sedunia memiliki makna edukatif yang sangat relevan. Sekolah sebagai ruang pembentukan karakter memiliki peran strategis dalam menanamkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya menjaga kesehatan tubuh sebagai anugerah Tuhan. Melalui bahasa yang sederhana dan pendekatan yang sesuai usia, peserta didik dapat diperkenalkan pada kebiasaan hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi, menjaga kebersihan, berolahraga, serta menghindari perilaku berisiko di kemudian hari.

Lebih jauh, nilai yang ingin ditekankan bukanlah rasa takut terhadap penyakit, melainkan sikap peduli dan belarasa. Anak-anak diajak memahami bahwa di sekitar mereka mungkin ada orang-orang yang sedang berjuang melawan kanker—baik anggota keluarga, tetangga, maupun masyarakat luas—yang membutuhkan dukungan moral, doa, dan sikap saling menguatkan. Semangat ini sejalan dengan spiritualitas pendidikan Ursulin yang menempatkan kasih, perhatian, dan penghargaan terhadap martabat manusia sebagai fondasi utama.
Secara reflektif, Hari Kanker Sedunia mengingatkan seluruh komunitas SD Santa Maria 2 Ursulin Sidoarjo bahwa kesehatan bukanlah urusan individual semata, melainkan tanggung jawab bersama. Melalui pendidikan yang holistik—yang menyatukan pengetahuan, nilai, dan kepedulian—sekolah turut ambil bagian dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga peka terhadap penderitaan sesama. Dengan demikian, peringatan Hari Kanker Sedunia di bulan Februari menjadi kesempatan berharga bagi dunia pendidikan untuk meneguhkan komitmen pada kehidupan, harapan, dan kasih. Di tengah keterbatasan manusia menghadapi penyakit, selalu ada ruang bagi solidaritas dan kepedulian yang memberi makna lebih dalam pada perjuangan hidup bersama.
Penulis: Duncan Matthew D, S.Fil. - SD Santa Maria Sidoarjo