News &
Updates

News Image

Share

Hari pers nasional 2026: Semangat yang membangun!
11 Februari 2026

Sidoarjo, Kampus Ursulin - Sanmaris. Setiap tanggal 9 Februari, bangsa Indonesia memperingati Hari Pers Nasional, sebuah momentum penting yang menandai peran strategis pers dalam perjalanan sejarah dan pembangunan demokrasi di tanah air. Penetapan tanggal ini merujuk pada berdirinya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada 9 Februari 1946, tidak lama setelah kemerdekaan Republik Indonesia diproklamasikan. Sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga era digital saat ini, pers telah menjadi pilar keempat demokrasi—mengawal kebenaran, menyampaikan informasi, serta menjadi ruang dialog publik yang sehat.

Bagi dunia pendidikan, termasuk komunitas SD Santa Maria 2 Ursulin Sidoarjo, peringatan Hari Pers Nasional memiliki dimensi pedagogis yang signifikan. Sekolah bukan hanya tempat transfer ilmu, melainkan juga ruang pembentukan literasi kritis. Sejak dini, anak-anak perlu diperkenalkan pada pentingnya membaca dengan cermat, memilah informasi, serta memahami bahwa tidak semua hal yang beredar di media adalah kebenaran yang utuh. Pendidikan literasi media menjadi bagian integral dalam membentuk generasi yang bijak dan bertanggung jawab saat menggunakan teknologi informasi.

Dalam konteks spiritualitas dan nilai yang dihidupi SD Santa Maria 2 Ursulin, pers juga mencerminkan panggilan untuk menghadirkan terang di tengah keraguan dan kebingungan. Informasi yang benar dan jujur adalah bentuk pelayanan kepada masyarakat. Semangat Serviam—melayani—dapat dimaknai pula sebagai komitmen untuk menyampaikan kebenaran dengan integritas, sebagaimana profesi jurnalis yang ideal. Melalui kegiatan literasi sekolah, majalah dinding, buletin, maupun publikasi daring sekolah, siswa diajak memahami bahwa setiap kata memiliki dampak dan setiap informasi membawa tanggung jawab.

Hari Pers Nasional pada bulan Februari ini mengingatkan kita bahwa kebebasan berekspresi adalah hak yang harus dijaga sekaligus dikelola dengan kedewasaan. Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, generasi muda ditantang untuk tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga menjadi produsen pesan yang etis dan bermakna.

Dengan demikian, peringatan Hari Pers Nasional menjadi kesempatan reflektif bagi seluruh keluarga besar SD Santa Maria 2 Ursulin Sidoarjo untuk meneguhkan komitmen pada budaya literasi, kejujuran, dan tanggung jawab. Pers yang sehat lahir dari masyarakat yang cerdas, dan masyarakat yang cerdas dibentuk melalui pendidikan yang bermutu. Dalam semangat itulah, Hari Pers Nasional menemukan relevansinya bagi dunia sekolah—sebagai pengingat bahwa kebenaran dan pendidikan berjalan beriringan dalam membangun masa depan bangsa.

 

Penulis: Duncan Matthew Daunan, S.Fil.