Sidoarjo, Kampus Ursulin - Sanmaris, pada hari Selasa (26/08/2025) SD Santa Maria 2 Sidoarjo mengadakan kegiatan imunisasi bagi siswa kelas 1 dan siswa kelas 5. Pada siswa kelas kelas 1, diadakan imunisasi MR dan bagi kelas 5, diadakan imunisasi HPV. Kegiatan ini merupakan program yang diselenggarakan oleh pemerintah dalam rangka meningkatkan kesehatan dan daya tahan anak muda bangsa dari berbagai serangan penyakit. Kegiatan ini di koordinasi oleh bu Esti Yuliana. Beliau mengungkapkan, kegiatan imunisasi tidak hanya akan berhenti pada siswa kelas 1 dan kelas 5, namun akan dilangsungkan hingga seluruh siswa mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan imunitas tubuhnya.
Kegiatan imunisasi di SD Santa Maria 2 Sidoarjo merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian sekolah terhadap kesehatan dan masa depan anak didiknya. Sebagai lembaga pendidikan Katolik yang tidak hanya menekankan kualitas akademik, tetapi juga pembinaan karakter dan kesejahteraan peserta didik secara menyeluruh, SD Santa Maria 2 menyadari bahwa kesehatan anak adalah fondasi penting yang tidak dapat dipisahkan dari proses belajar mengajar. Tanpa tubuh yang sehat dan daya tahan tubuh yang kuat, anak-anak akan lebih rentan terserang penyakit, yang pada akhirnya dapat mengganggu aktivitas belajar dan perkembangan mereka secara optimal. Oleh karena itu, kegiatan imunisasi menjadi agenda penting yang dilaksanakan secara berkala, bekerja sama dengan pihak Puskesmas serta didukung penuh oleh orang tua dan guru.
Pelaksanaan imunisasi di sekolah tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan direncanakan dengan matang. Sebelum hari pelaksanaan, pihak sekolah telah mengedarkan pemberitahuan resmi kepada orang tua murid mengenai informasi imunisasi yang akan diberikan, serta tujuan dari kegiatan tersebut. Hal ini bertujuan agar orang tua dapat memahami betul manfaat imunisasi serta memberikan izin secara sadar dan penuh tanggung jawab. Selain itu, para wali kelas juga diberi pengarahan singkat agar dapat mendampingi anak-anak selama proses berlangsung. Bagi sebagian siswa, imunisasi kerap menjadi hal yang menakutkan karena identik dengan jarum suntik. Namun, melalui pendekatan persuasif dan dukungan emosional dari guru serta tenaga medis, rasa takut tersebut dapat dikurangi sehingga anak-anak merasa lebih tenang dan tetap menjaga antusiasme selama kegiatan imunisasi berlangsung. Bersama Serviam menuju Indonesia sehat!
Penulis: Duncan Matthew Daunan, S.FIl.