Sidoarjo, Kampus Ursulin-Sanmaris. Rangkaian MPLS hari ketiga berjalan dengan lancar melalui dua agenda utama. Sesi pertama yang berlangsung di awal hari dibuka oleh Pak Handoko. Kisah perjalanan hidup Santa Angela dipaparkan bukan sekadar sebagai narasi sejarah, melainkan sebagai kompas moral bagi para siswa. Melalui teladan hidupnya yang penuh dengan cinta kasih, kerendahan hati, dan kesederhanaan, siswa-siswi diajak untuk merefleksikan bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari.

Semangat luhur Santa Angela ini kemudian diperkuat dan dipertajam oleh Bu Linda melalui sosialisasi Core Value Ursulin. Enam Nilai Dasar Ursulin ini merupakan fondasi utama yang diintegrasikan secara mendalam di kelas maupun dalam pembiasaan karakter di luar kelas. Enam nilai luhur tersebut meliputi:
Melalui penyegaran nilai-nilai dasar ini, seluruh siswa diharapkan dapat semakin bertumbuh dalam iman dan kasih Tuhan, serta mampu mengimplementasikannya secara nyata.
Memasuki sesi kedua, fokus beralih pada penanaman kedisiplinan mandiri. Bu Anti dan Bu Tri memaparkan Standar Operasional Prosedur (SOP) sekolah yang menjadi pedoman penting bagi siswa dalam beraktivitas. Melalui pemahaman prosedur yang jelas, siswa diajak untuk lebih bertanggung jawab terhadap diri sendiri, mulai dari ketepatan waktu hingga kerapian atribut seragam.
Sebagai penutup rangkaian acara, para siswa kembali ke kelas masing-masing untuk melakukan simulasi praktis, seperti alur perpindahan kelas dan cara menata barang pribadi dengan rapi. Hari ketiga ini kemudian diakhiri dengan asesmen nonkognitif untuk membantu guru mengenal karakteristik unik setiap siswa secara lebih mendalam.
Penulis: Tri Yulianah, S.Pd. (SD Santa Maria)