News &
Updates

News Image

Share

Mengenali emosi anak sejak dini
13 April 2026

Sidoarjo, Kampus Ursulin – Sanmaris. Pada tanggal 11 April 2026, TK dan SD Santa Maria Ursulin menyelenggarakan kegiatan parenting yang sarat makna dan relevansi. Acara ini menghadirkan ruang dialog reflektif antara sekolah dan orang tua untuk memahami dinamika perkembangan anak. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ivena Nathania Victor, seorang praktisi sekaligus peneliti di bidang kesehatan mental anak, yang membagikan wawasan mendalam mengenai pentingnya mengenali emosi serta pendampingan yang tepat dalam masa tumbuh kembang anak.

Kegiatan parenting ini merupakan bagian integral dari visi pendidikan yang menempatkan anak sebagai pribadi utuh yang berkembang dalam relasi antara keluarga dan sekolah. Dalam pemaparannya, Ivena menekankan bahwa kesehatan mental anak tidak dapat dipisahkan dari kualitas interaksi sehari-hari dengan orang tua. Pola komunikasi, kelekatan emosional, serta konsistensi dalam pengasuhan menjadi fondasi yang menentukan keseimbangan psikologis anak.

Melalui pendekatan yang ilmiah namun komunikatif, ia menjelaskan bahwa anak-anak tidak hanya membutuhkan pemenuhan kebutuhan fisik dan akademik, tetapi juga ruang emosional yang aman untuk mengekspresikan diri. Ketika anak merasa didengar dan dipahami, mereka cenderung berkembang menjadi pribadi yang lebih percaya diri, resilien, dan mampu mengelola emosi dengan baik. Sebaliknya, kurangnya perhatian terhadap aspek emosional dapat berdampak pada kesulitan belajar maupun berinteraksi sosial.

Suasana kegiatan yang interaktif memungkinkan para orang tua untuk tidak hanya mendengarkan, tetapi juga berbagi pengalaman dan refleksi melalui sesi berbagi (sharing) dan diskusi. Dialog yang terbangun memperlihatkan bahwa tantangan dalam pengasuhan merupakan realitas yang dihadapi bersama, yang dapat diatasi melalui pemahaman yang tepat serta dukungan komunitas. Hal ini memperkuat rasa kebersamaan antara orang tua dan sekolah sebagai satu kesatuan dengan tujuan yang sama.

Pada akhirnya, kegiatan parenting ini menjadi lebih dari sekadar seminar; ia menjadi ruang refleksi kolektif tentang cara membesarkan anak dengan kesadaran, empati, dan tanggung jawab. Di SD Santa Maria 2 Ursulin Sidoarjo, upaya ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga sehat secara emosional dan matang secara kepribadian. Sebab, pendidikan yang sejati selalu dimulai dari pemahaman yang mendalam tentang manusia itu sendiri.

 

Penulis: Duncan Matthew Daunan, S.Fil. - SD Santa Maria Sidoarjo