Sidoarjo, Kampus Santa Maria – Sanmaris, sukacita yang luar biasa menghinggapi seluruh umat Keuskupan Surabaya karena setelah 1 tahun lebih masa penantian, akhirnya di tanggal 22 Januari yang lalu, Bapa Uskup Agustinus Tri Budi Utomo ditahbiskan sebagai pemimpin di hall Widya Mandala Surabaya. Keluarga besar SD Santa Maria Sidoarjo juga tak ketinggalan. Berkumpul di aula, mereka mengikuti streaming rangkaian misa kudus Tahbisan Uskup tersebut bersama-sama dalam suasana yang khidmat.
Misa tahbisan uskup yang dipimpin oleh Nunsius Apostolik Mgr. Piero Pioppo yakni Duta Besar Takhta Suci Vatikan) untuk Indonesia dan ASEAN tersebut disiarkan secara live sehingga semua umat beriman bisa mengikutinya dari tempat masing-masing. Semua siswa dan guru mengikuti jalannya misa mulai pukul 10.00 sampai sekitar pukul 12.00 siang.
Bapa Uskup Didik diumumkan sebagai pengganti Mgr. Vincentius Sutikno Wisaksono yang menjabat mulai tanggal 29 Juni 2007 sampai meninggalnya beliau di tanggal 10 Agustus 2023. Uskup Didik yang berasal dari Kabupaten Ngawi ini memilih motto yaitu ‘Diligere sicut Christus dilexit’ yang berarti "Mencintai seperti Kristus Mencintai". Beliau ingin menginspirasi semua umat beriman di Keuskupan Surabaya untuk memberikan cinta yang seutuhnya, yang penuh pengorbanan sehabis-habisnya baik pada Tuhan Allah dan pada sesama di sekitar, seperti yang diteladankan oleh Kristus sendiri.
Sungguh bangga juga dirasakan oleh keluarga besar Kampus Santa Maria Sidoarjo karena dua murid dari SD dan SMP dipercaya untuk menyerahkan Kotak Cinta yang berisi surat-surat dari umat Keuskupan Surabaya bagi Romo Uskup Didik. Kedua murid tersebut adalah Madeleine dari SD dan Angela Merici dari SMP. Mereka mewakili BIAK dan REKAT yang sangat mencintai dan menyayangi Romo Uskup Didik. Beliau pun membaca beberapa surat di atas panggung didengarkan oleh seluruh hadirin di hall Widya Mandala Surabaya tersebut.
Selamat bertugas, Romo Uskup Didik.
Semoga senantiasa sehat dan teguh dalam karya pelayanan sebagai Uskup Keuskupan Surabaya.
Nicolaus Henry S.