News &
Updates

News Image

Share

Di bawah satu bendera: Upacara hari lahir pancasila
3 Juni 2026

Sidoarjo, Kampus Ursulin—Sanmaris. Dalam suasana pagi yang tertib dan penuh khidmat, siswa-siswi SD dan SMP Santa Maria Ursulin mengikuti upacara gabungan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, sebuah momentum historis yang diperingati setiap tanggal 1 Juni. Hari ini merujuk pada peristiwa penting tahun 1945, ketika Soekarno pertama kali memperkenalkan gagasan dasar negara yang kemudian dikenal sebagai Pancasila. Lebih dari sekadar peringatan historis, hari ini menjadi ruang refleksi tentang identitas dan nilai kebangsaan Indonesia.

Upacara berlangsung dengan tertib, dipimpin oleh Bapak Henry selaku kepala sekolah SMP Santa Maria Ursulin yang bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, beliau menekankan bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara dalam arti formal, tetapi juga pedoman hidup yang harus dihayati dalam tindakan sehari-hari. Nilai-nilai seperti gotong royong, keadilan, dan penghormatan terhadap perbedaan menjadi inti yang perlu terus ditanamkan sejak usia dini. Kegiatan ini merupakan kegiatan gabungan antara siswa-siswi SD Santa Maria Ursulin dan SMP Santa Maria Ursulin, di mana para petugas juga merupakan gabungan yang terdiri dari kedua unit.

 

Bagi SD Santa Maria 2 Ursulin Sidoarjo, upacara gabungan ini memiliki makna yang lebih dari sekadar kegiatan rutin. Ia menjadi sarana pendidikan karakter yang konkret, di mana siswa belajar tidak hanya melalui teori, tetapi melalui pengalaman bersama. Berdiri dalam satu barisan dengan siswa SMP, mereka merasakan kebersamaan lintas jenjang yang mencerminkan semangat persatuan, salah satu nilai utama Pancasila.

Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa pendidikan nilai tidak dapat dipisahkan dari praktik nyata. Upacara menjadi ruang di mana disiplin, tanggung jawab, dan rasa hormat dilatih secara langsung. Dalam keheningan saat pengibaran bendera dan pembacaan teks Pancasila, terdapat momen reflektif yang mengajak setiap peserta untuk memahami makna menjadi bagian dari bangsa Indonesia.

Upacara gabungan ini bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan pengalaman edukatif yang membentuk kesadaran kolektif. Di SD Santa Maria 2 Ursulin Sidoarjo, Hari Lahir Pancasila dihidupi sebagai kesempatan untuk menanamkan nilai persatuan dan kebangsaan, sehingga siswa tidak hanya mengenal Pancasila sebagai konsep, tetapi juga menghayatinya sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Penulis: Duncan Matthew Daunan, S.Fil. (SD Santa Maria)