News &
Updates

News Image

Share

Membaca Sebagai Jalan Sunyi Menuju Dunia
29 Mei 2026

Sidoarjo, Kampus Ursulin – Sanmaris — Di tengah arus informasi yang serba cepat, aktivitas membaca kerap dipandang sebagai kebiasaan sederhana. Namun, dalam perspektif yang lebih reflektif, membaca sesungguhnya adalah sebuah proses epistemik—cara manusia mengenal, memahami, dan menafsirkan dunia. Dalam kerangka epistemologi, membaca bukan sekadar menerima informasi, melainkan membangun pengetahuan melalui interaksi antara teks dan pikiran pembaca. Membaca melibatkan lebih dari sekadar pengenalan huruf. Aktivitas ini menuntut perhatian, imajinasi, dan kemampuan untuk menghubungkan makna. Ketika seorang anak membaca sebuah cerita, ia tidak hanya mengikuti alur narasi, tetapi juga belajar memahami sudut pandang, merasakan emosi, dan mengembangkan empati. Dengan demikian, membaca menjadi latihan intelektual sekaligus pembentukan karakter.

Di SD Santa Maria II Ursulin Sidoarjo, nilai membaca dihidupi sebagai bagian integral dari proses pendidikan. Siswa tidak hanya didorong untuk membaca demi tugas akademik, melainkan diajak untuk menikmati membaca sebagai pengalaman yang bermakna. Guru berperan sebagai pendamping yang membuka ruang dialog sehingga membaca tidak berhenti pada teks, melainkan berkembang menjadi refleksi. Lingkungan sekolah pun dirancang untuk mendukung budaya ini—melalui perpustakaan, kegiatan literasi, dan kebiasaan membaca bersama. Dalam suasana seperti ini, membaca menjadi aktivitas yang hidup, bukan kewajiban yang membebani. Anak-anak belajar bahwa melalui membaca, mereka dapat menjelajahi dunia tanpa harus meninggalkan tempat duduk mereka.

Lebih jauh, membaca juga membekali siswa dengan kemampuan kritis yang sangat dibutuhkan di era modern. Mereka belajar untuk tidak menerima informasi secara pasif, melainkan mempertanyakan, menilai, dan memahami konteks. Dengan demikian, membaca menjadi alat untuk membangun kemandirian berpikir. Pada akhirnya, membaca adalah perjalanan yang bersifat personal sekaligus universal. Perjalanan ini dimulai dari halaman-halaman sederhana, tetapi dapat membawa seseorang pada pemahaman yang mendalam tentang kehidupan. Di SD Santa Maria II Ursulin Sidoarjo, membaca tidak hanya diajarkan sebagai keterampilan, melainkan ditanamkan sebagai kebiasaan dan nilai—sebuah jalan sunyi yang membentuk generasi pembelajar yang reflektif, kritis, dan berwawasan luas.

Penulis: Duncan Matthew Daunan, S.Fil. (SD Santa Maria)