News &
Updates

News Image

Share

Peringatan hari Sejuta pohon 2026: Melestarikan Lingkungan melalui tumbuhan
12 Januari 2026

Sidoarjo, Kampus Ursulin-Sanmaris. Hari Sejuta Pohon yang diperingati pada 12 Januari 2026 menjadi peristiwa reflektif bagi institusi pendidikan, termasuk Kampus Santa Maria Ursulin. Peringatan ini menegaskan komitmen institusi terhadap keberlanjutan lingkungan dan tanggung jawab moral manusia atas ciptaan. Momen ini tidak dipahami sekadar sebagai agenda simbolis, melainkan sebagai bagian dari kesadaran ekologis yang semakin mendesak di tengah krisis iklim global. Dalam konteks pendidikan, Hari Sejuta Pohon hadir sebagai ruang pembelajaran yang menautkan pengetahuan, nilai, dan tindakan nyata.

Secara historis dan konseptual, Hari Sejuta Pohon merupakan gerakan ekologis yang bertujuan menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya pohon sebagai penyangga kehidupan. Pohon tidak hanya berfungsi sebagai penyerap karbon dan penghasil oksigen, tetapi juga sebagai penjaga keseimbangan ekosistem, sumber air, serta simbol ketahanan hidup. Menanam pohon berarti menanam harapan—sebuah tindakan kecil yang dampaknya melampaui generasi saat ini.

Bagi SD Santa Maria Ursulin Sidoarjo, peringatan Hari Sejuta Pohon memiliki makna yang sejalan dengan visi pendidikan holistik Ursulin. Pendidikan tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi diarahkan pada pembentukan pribadi yang bertanggung jawab terhadap sesama, masyarakat, dan alam. Dalam semangat Serviam, kepedulian terhadap lingkungan dipahami sebagai bentuk pelayanan nyata: melayani kehidupan dengan menjaga bumi sebagai "rumah bersama". Kampus menjadi ruang formasi yang menanamkan kesadaran bahwa relasi manusia dengan alam bersifat etis, bukan eksploitatif.

Dimensi reflektif dari Hari Sejuta Pohon mengajak seluruh komunitas kampus untuk memandang kembali hubungan manusia dengan alam. Pohon tumbuh perlahan, membutuhkan kesabaran, perhatian, dan komitmen jangka panjang. Nilai-nilai ini selaras dengan proses pendidikan itu sendiri yang menuntut ketekunan serta kesetiaan dalam membentuk karakter. Dengan demikian, menanam pohon menjadi metafora pendidikan: apa yang ditanam hari ini akan menentukan kualitas kehidupan di masa depan.

Peringatan Hari Sejuta Pohon pada awal tahun 2026 juga mengandung makna simbolis sebagai penanda awal yang baru. Hal ini menjadi ajakan untuk memulai tahun dengan komitmen ekologis yang lebih kuat, menjadikan kepedulian lingkungan sebagai bagian integral dari kehidupan sehari-hari. Melalui peringatan ini, Kampus Santa Maria Ursulin menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya mencetak insan cerdas, tetapi juga membentuk generasi yang berakar kuat pada nilai tanggung jawab, keberlanjutan, dan cinta akan kehidupan.

 

Penulis: Duncan Matthew Daunan, S.FIl.